Orang yang cerdas secara emosional adalah orang yang tabah dan sabar saat menghadapi musibah. Pada kesempatan kali ini kita akan menyimak mengenai sebuah kisah kesabaran dan ketabahan seorang istri yang sabar menghadapi musibah.

Setelah ia menderita sakit dan bisa menjaga hati dengan sifat ridla dan ikhlas serta sabar berserta keyakinan yang mantap bahwa semua yang ia terima itu adalah dari Allah semata, malaikatpun kembali berdatangan.

(طُوْبَى لِلْغُرَبَاِء) “Beruntunglah orangorang yang asing.” Sebuah kalimat yang terdiri dari dua kata, akan tetapi keduanya menggoncangkan ummat. Selama 23 tahun bekerja di rumah sakit aku belum pernah melihat dalam hidupku orang sabar seperti ibu ini kecuali dua orang saja.

Kisah seorang imam orangorang yang sabar, Ayyub Nabiyullah. Teks Hadis. Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Nabiyullah Ayyub ditimpa musibah selama delapan belas tahun. Orang dekat dan orang jauh menolaknya, kecuali dua orang laki-laki saudaranya yang selalu menjenguknya setiap pagi dan petang hari.

Allah juga berfirman, “Mereka itulah orangorang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.” (QS. Al Furqaan [25] : 75). Selain itu Allah pun menjadikan sabar dan yakin sebagai sebab untuk mencapai kedudukan tertinggi yaitu kepemimpinan dalam hal agama.