Suatu hari, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita cantik di hutan dengan siapa ia jatuh cinta. Wanita itu Dayang Sumbi, yang tidak dapat menjadi tua karena dia adalah seorang dewi. Sangkuriang tidak mengenali ibunya sendiri, tetapi Dayang Sumbi mengenali Sangkuriang dari bekas luka lama di kepalanya.

Cerita Rakyat Sangkuriang ini memang sudah tidak asing lagi ditataran sunda karena Cerita Rakyat ini berasal dari Jawa Barat dan awal Cerita dari Tangkuban Perahu. Okelah langsung saja untuk membaca Cerita Rakyat Sangkuriang dan semoga dapat menjadi sebuah referensi tugas anda.

Cerita Rakyat Tangkuban Perahu yang kakak ceritakan sore ini merupakan cerita ketiga yang mengisahkan Sangkuriang dan Dayang Sumbi. Jika kalian ingin tahu versi yang lain dari cerita rakyat gunung tangkuban perahu kalian bisa membaca artikel sebelumya yaitu Legenda Sangkuriang : Asal Gunung Tangkuban Perahu dan Kumpulan Dongeng dan Cerita Rakyat Pulau Jawa.

Peda jaman dahulu kala, terdengarlah kisah dari salah satu putri di jawa berat bernama Dayang Sumbi mmempunyai anak bernama sangkuriang,pada suatu hari sangkuriang pergi berburu di temani oleh seekor anjing bernama Tumang,tetapi Sangkuriang tidak tahu bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga sekaligus Bapaknya.

Begitu mendengar cerita dari anaknya, Dayang Sumbi sangat marah. Diambilnya sendok nasi, dan dipukulkan ke kepala Sangkuriang. Karena merasa kecewa dengan perlakuan ibunya, maka Sangkuriang memutuskan untuk pergi mengembara, dan meninggalkan rumahnya.

Cerita Sangkuriang Legenda Terjadinya Tangkuban Perahu – Zaman dahulu, disebuah kerajaan tinggal seorang puteri yang sangat cantik, Dayang Sumbi namanya. Karena kecantikanya, banyak raja dan pangeran yang ingin mempersuntingnya, sehingga mereka saling berperang memperebutkan dayang sumbi.