Cerita Rakyat Bali: Kisah Calon ArangCalon arang merupakan sebuah kisah yang penuh daya mistis, kisah atau cerita rakyat dari Pulau Bali ini memang sangat penomenal karena terkenal sampai ke manca negara.

Description Cerita Calon Arang. Cerita Calon Arang bertutur tentang kehidupan seseorang perempuan tua yang jahat. Pemilik teluh hitam dan penghisap darah m.ia. Ia pongah. Semua lawan "politik"nya dibabatnya. Yang mengkritik dihabisinya. Ia senang menganiaya sesama m.ia, membunuh, merampas, dan menyakiti.

Calon Arang : “ yen sube tawang, do je terlalu khawatir yan mekejang kemampuan , tiang Ibu Calon Arang, tusing anak ngawag lan aluhan . yen sing percaya teken pedidi, kal tiang sing nyakmelaksana ke keto. Depang anak len ngrasayang sesolah ane ketoane sube melaksana solah jele teken pianak tiange.

Calon Arang : “Ketahuilah, jangan terlalu khawatir akan segala kemampuanku, aku ibu Calon Arang, bukanlah orang sembarangan dan murahan. Kalau tidak yakin dengan diri, maka aku tidak akan sesumbar begitu. Biar mereka merasakan akibat dari segala perbuatan yang telah mereka lakukan terhadap anakku”

Cerita Calon Arang mengisahkan tentang kehidupan seorang perempuan tua yang memiliki hati yang jahat, penuh kedengkian, yang hobinya meneluh orang lain dengan kekuatan sihirnya.

Calon Arang sangat marah ketika mengetahui Kitab sihirnya sudah tidak ada lagi, ia bagaikan seekor badak yang membabi buta. Sementara itu, Empu Baradah mempelajari Kitab sihir dengan tekun. Setelah siap, Empu Baradah menantang Calon Arang.

Cerita rakyat bali: Kisah Calon Arang Pada suatu masa di Kerajaan Daha yang dipimpin oleh raja Erlangga, hidup seorang janda yang sangat bengis. Ia bernama Calon Arang. Ia tinggal di desa Girah. Calon Arang adalah seorang penganut sebuah aliran hitam, yakni kepercayaan sesat yang selalu mengumbar kejahatan memakai ilmu gaib.