Kumpulan cerita fiksi dari Kota Tangerang: 1. Legenda Banjir Sungai Cisadane Legenda ini mengisahkan tentang dua ekor ular penunggu Sungai Cisadane yang selalu ingin lebih unggul meski keduanya adalah kakak adik.

Cerita fiksi tentang kota tangerang – 10066516 Si Ayub dari Teluk Naga Jero adalah jagoan betawi yang sedang ngamuk hingga membuat seisi kampung dibuat kalang kabut.

Cerita Fiksi Kota Tangerang. Berikut adalah ulasan mengenai Cerita Fiksi Kota Tangerang terbaru. Cerita merupakan sebuah peristiwa yang sudah terjadi pada jaman dahulu , dalam artian informasi tersebut dapat diperoleh dari mulut ke mulut yang bersumber dari orang-orang tua dahulu misalnya.

Cerita Fiksi Dari Tangerang. Berikut adalah ulasan mengenai Cerita Fiksi Dari Tangerang terbaru. Cerita merupakan sebuah peristiwa yang sudah terjadi pada jaman dahulu , dalam artian informasi tersebut dapat diperoleh dari mulut ke mulut yang bersumber dari orang-orang tua dahulu misalnya.

Cerita pemerintahan ini telah berkembang di masyarakat. Cerita itu berawal dari tiga maulana yang diangkat oleh penguasa Banten pada waktu itu. Tiga Maulana kemudian mendirikan kota Tangerang itu adalah Yudhanegara, Wangsakara dan Santika.

Pada zaman itu, pusat-pusat produksi topi bambu berada di daerah Cikupa, Tigaraksa, Balaraja, dan Tenjo. Menurut catatan Oey Hok Tjay, jurnalis Tionghoa peranakan yang asli Tangerang, topi bambu atau pandan dikerjakan para wanita.