Pada suatu pagi ketika petani itu mengambil telur, dia menemukan sebutir telur emas di dalam kandang angsa. Dengan sangat gembira ia bergegas menemui istrinya untuk memperlihatkan telur itu.

Ketika Aphrodite pertama datang ke darat ia disambut oleh Kharites (Roman "Graces"), yang kereta ditarik oleh angsa. Ada cerita Ibu Goose, seperti farmwife mungkin telah mengatakan; ada angsa pepatah yang meletakkan telur emas, peringatan tentang bahaya keserakahan.

“Kalau angsa ini cuma bertelur sehari sekali, pasti akan lama untuk mengumpulkan kekayaanku lagi. Aku sembelih saja angsa ini agar aku bisa mengeluarkan semua telurnya,” kata petani itu. Setelah ia menyembelih angsanya, ia tidak menemukan satu pun telur emas di dalam tubuh angsa itu.

Siti menjadi teringat bahwa ia pernah membaca cerita fiksi tentang Angsa dan Telur Mas. Berikut cerita yang pernah di baca Siti. Cerita Angsa dan Telur Mas Aesop. Alkisah, ada seorang petani sederhana memiliki seekor angsa. Angsa yang dimiliki petani bukan sekadar angsa biasa, melainkan angsa yang cantik dan istimewa.

Angsa Yang Bertelur Emas Suatu hari, seorang petani membawa seekor angsa pulang ke rumahnya Esoknya, angsa itu mengeluarkan telur emas. "Angsa ajaib," kata petani. la segera membawa telur emas itu ke pedagang emas di pasar untuk mengetahui apakah telur itu benar-benar emas.

Namun sebelum memutuskan membeli angsa, dia merasa perlu meminjamnya selama seminggu untuk membuktikan kebenaran cerita bahwa si angsa itu mampu bertelur emas. Seminggu kemudian Si Saudagar percaya kebenaran cerita Pak Wangsa dan setuju membayar 10.000 keping dinar emas tunai untuk angsa Pak Wangsa.